Rindu
Sahabat
Aku bukan penyair yang pandai
bersyair …
Aku bukan pujangga yang pandai
merangkai kata …
Tapi
… ku mohon ,,,
Fahamilah
apa yang sedang ku rasa padamu
Wahai
sahabat sejati ku …
Rinduku
membuncah
Memanggil
namamu …
Aku
tak pernah menyesal
Dengan
pertemuan itu …
Disuatu
masa ..
Disuatu
tempat ..
Di
komplek cinta,
Yang
bernama ma’had …
Lalu
takdir tuhan berjalan ..
Disuatu
petang, dengan gaungan lantunan Al-qur’an
Didepan
asrama tahfidzul Qur’an
Dan
mushaf kecil yang ku genggam …
Kau
dengan raikaian katamu,
Membuataku
berhenti berfikir…
Mencoba
memahami kata perpisahan,
Namun
yang ku tangkap hanyalah makna kesedihan …
Inilah
akhir dari kisah
Perjuangan
danpersahabatan …
Tapi
takdir mencoba menguji
Ketabahan
dan kesabaran …
Kau
yang mengucap
Kata
perpisahan …
Namun
aku yang
Beranjak
duluan …
Berlari
dengan waktu,
Bagi
mencari hal yang baru …
Tanpa
menyadari,
Betapa
berharganya sahabat sepertimu …
Sahabat
…
Riduku
membuncah
Memanggil
namamu ..
Ingatkah
kau pertemuan itu ???
Disuatu
masa …
Disebuah
tempat …
Dikomplek
cinta,
Yang bernama ma’had.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar