Sabtu, 14 April 2018

Rindu Sahabat


Rindu Sahabat
Aku bukan penyair yang pandai bersyair …
Aku bukan pujangga yang pandai merangkai kata …
Tapi … ku mohon ,,,
Fahamilah apa yang sedang ku rasa padamu
Wahai sahabat sejati ku …

Rinduku membuncah
Memanggil namamu …
Aku tak pernah menyesal
Dengan pertemuan itu …

Disuatu masa ..
Disuatu tempat ..
Di komplek cinta,
Yang bernama ma’had …

Lalu takdir tuhan berjalan ..
Disuatu petang, dengan gaungan lantunan Al-qur’an
Didepan asrama tahfidzul Qur’an
Dan mushaf kecil yang ku genggam …

Kau dengan raikaian katamu,
Membuataku berhenti berfikir…
Mencoba memahami kata perpisahan,
Namun yang ku tangkap hanyalah makna kesedihan …

Inilah akhir dari kisah
Perjuangan danpersahabatan …
Tapi takdir mencoba menguji
Ketabahan dan kesabaran …

Kau yang mengucap
Kata perpisahan …
Namun aku yang
Beranjak duluan …

Berlari dengan waktu,
Bagi mencari hal yang baru …
Tanpa menyadari,
Betapa berharganya sahabat sepertimu …

Sahabat …
Riduku membuncah
Memanggil namamu ..
Ingatkah kau pertemuan itu ???

Disuatu masa …
Disebuah tempat 
Dikomplek cinta,
 Yang bernama ma’had.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar