Kamis, 03 Mei 2018

Perkataan yang menyakitkan!!!

Iiiihhh...Anak cowok ngeselin...
Sore ini anak cewek di bikin kesel dengan perkataan anak cowok yang ingin anak cewek pindah ke kelas 4B dan Anak cewek kelas 4B pindah ke kelas 4A.

Sungguh keterlaluan anak cowok!!!
Sore ini anak cewek dan anak cowok Avza bertengkar, kami bertengkar hanya karena anak cowok AVZA membela anak cewek kelas 4B.

"katanya kelas 5 kalian akan di pisah ya?" Tanya Ust. Irgi kepada kami (anak AVZANETRA).
"Kemungkinan besar akan di pisah." Jawab kami.
"Iya tapi, katanya sih, cuma anak cewek nya yang di pindah," Ucap Ikhwan."maksudnya anak cewek kelas 4A pindah ke kelas 4B dan anak cewek kelas 4B pindah ke kelas 4A, iya kan.?"Tanya Ikhwan kepada anak cowok. "Iya, setahu kita sih begitu," Ucap anak cowok.

Sungguh menyakitkan!!!
"Oke kalau itu mau kalian."Ucap ku
"Oh...Gitu ya kalian!." Ucap Ani yang duduk disebelah ku.
"Iya emang kenapa kalau kita mau kaya begitu masalah buat kalian ah?" Tanya Ikhwan.
"Ya sudah sana kalian saja yang pindah!" Ucap anak Enjel, Halimah, Tiara. 
"Iya nanti kita akan pindah." Ucap Ikhwan dengan muka nya yang super konyol. Sebagian dari anak cewek tertawa karena melihat muka Ikhwan yang meledek namun, anak cewek juga sangat marah ternyata selama ini mereka (anak cowok AVZA) menginginkan itu.
"Eh, kalian gak mikir ya? kita sudah 3 tahun bersama." Omel Ani dan Rosita.
"Ya sudah awas ya jika kalian minta bantuan kita."Omel Ani lanjut.
"Ya sudah sana kalian pergi ke kelas 4B! sana!." Pinta kami pada Anak cowok.
"Iya nanti kita bakal pergi, kita tuh sudah bosen bersama kalian." Ucap Ikhwan masih dengan muka konyol nya. "Emang kenapa.?" Tanya Ikhwan.
"He, Iiiihhh Ikhwan rese, Nyesek tau wan?" Ucap ku yang tak sanggup lagi menampung air mata ku yang ingin keluar.
"Gini aja sekarang mah, siapa yang selalu membantu kalian?"Tanya Ani.
"Iya siapa yang selalu membantu kalian?" Tanya Rosita.
"Ya sudah kalian minta tolong saja sama anak cewek kelas 4B sana!."
"Iya nanti besok kita gak akan masuk!" Ucap Ikhwan.
"Kita mah tenang kalau Ente gak masuk wan." Ucap anak cewek.
"Bagus, ane mah lebih baik tidur di kamar enak gak ada yang ganggu."Jawab Ikhwan yang tak mau kalah. Disaat kami berdebat kami pun tak bisa menahan tawa karena tingkah laku Ikhwan yang Super konyol.

Kami pun berdebat cukup lama sebagian dari kami mulai terdiam mendengarkan ucapan Ikhwan yang membuat hati anak cewek sakit, aku pun menangis, tidak tau kenapa rasa nya sakit ketika anak cewek sudah berusaha mempertahankan kebersamaan anak cowok malah ingin kami berpisah.

"Emang kenapa kalau kita ingin pindah? kenapa? anak cewek kelas mereka emang ada berapa?"Tanya Ikwan.
"Ada 16 emang kenapa?"Jawab anak cewek.
"Bagus berarti pas anak cowok kan ada 14 jadi yang dua nanti kita bagi, nanti kita bikin kelas kita jadi tempat disko pasang lampu-lampu ya!" Ucap Ikhwan.
"Iya kelas kalian kan kelas pelacur ya?" Ucap Rosita dengan wajah kesal nya.
"Sudah Ikwan Ih," Omel ku sambil menangis.

Saat itu Ikwan masih saja berbicara anak cewek hanya terdiam merasakan sakit hati mendengar perkataan Ikwan.

"Sudah Wan anak cewek nangis tuh." Ucap anak cowok melihat anak cewek terdiam.
"hayo lu wan anak cewek pada nangis!" Ucap Piong.
"Yaahh... kalian ko nangis sih kita cuma bercanda!."Ucap Ikhwan.
"Tapi, bercanda Ikhwan itu berlebihan tau gak?"
Akhirnya Ikhwan pun kembali memuji anak cewek dan berusaha menghibur agar tidak lagi bersedih.
"Sudah dong! jangan menangis kita lebih sayang kok sama kalian, kita gak pernah bosan sama kalian, kalian itu kan cantik-cantik, imut-imut, kita kan cuma bercanda." Ikwan pun berusaha membuat anak cewek tertawa dan tidak menangis lagi. Hasilnya Ikhwan berhasil membuat anak cewek tertawa karena kami melihat muka Ikhwan yang memelas.
"Lagian sih!" 
"Iya kita kan minta maaf sama kalian kita gak akan di pisah kok, kalian jangan takut ya? kita akan tetap dicampur kok, saya akan bilang jika ada berani misah kan kita." Janji Ikhwan namun, itu hanya lah jambu. Mana mungkin Ikhwan akan berani melawan Abi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar