Jumat, 25 Januari 2019

Kami Sedih

Don't Cry AVZANETRA!!!

Hiks...Hiks...Hiks...Hiks....
Sungguh jahat!!!
inikah cobaan buat kami???
Taukah kalian 5 tahun kami menunggu puncak dari semua impian kami telah tiba, namun begitu banyak penghalang dan rintangan, bahkan begitu banyak cobaan datang kepada kami #.#
Tuhan engkau maha mengetahui. Engkau yang maha adil atas segala sesuatu.
kami percaya pada sekenario mu, tapi tolong beri kami pertolongan tuhan...
Bukan soal derajat dan bukan soal keegoisan tapi, kami ingin apa yang kami impikan 5 tahun itu tercapai.
Begitu banyak cobaan dan rintangan yang AVZANETRA hadapi selama ini. Dari kelas kami dicap jelek, dari kami banyak dibenci, dari kami selalu dapat masalah, dari AVZANETRA di pisah, dari kami PKM dipisah, dari Pelantikan di pisah haruskah kami terima dan terus bersabar ketika bagian yang kami inginkan bukan kami yang megang???
Haruskah ujian dan masalah itu kami yang menghadapinya???
Haruskah kami terus bersabar seperti ini???
Haruskah kami terima ketika apa yang kita impikan dijatuhkan???
Haruskah kami terima itu semuaaaaaa???
Tuhan kami mohon, bantu kami, beri kami yang terbaik, kami terima itu semua jika itu yang terbaik untuk Pondok kami???
INI KAH BAGIAN DARI PUNCAK CERITA KAMI!!!
KAMI TERIMA SEMUA ITU JIKA ITU YANG TERBAIK UNTUK PESANTREN...

Kamis, 24 Januari 2019

ISMAM 19

Alhamdulillah, kami ucapan kan kepada Allah ta'ala yang mana telah memberi kami beribu-ribu nikmat. Dan kami ucapkan terima kasih atas segala nikmat dan kebahagian nya.
Kami senang telah lulus dalam menjalankan masalah-masalah selama menjabat menjadi santri, dan kami berjanji di tahun 2019 ini yang mana AVZANETRA dan DAINES {DEIZA} akan menjabat menjadi pengurus ISMAM 19, dan waktu pun telah kita lewati bersama-sama, dari mulai PKM, praktek terjun ke masyarakat, kampanye, debat, pencoblosan. Yang akhirnya kami telah mendapatkan ketua ISMAM 19 ini yaitu Putri Aulia dan Sadam Syahril Romli. 
Harapan kami semua semoga mereka menjadi ketua ISMAM yang baik, tegas, adil dan bertanggung jawab. Dan untuk DEIZA tentunya kami berterima kasih untuk keluarga besar Pondok Pesantren Al-Hidayah Al-Mumtazah yang telah membimbing kami menuju jalan yang benar dan memberi kami motivasi selama tugas yang baru kami selesaikan.
Lalalalala...lalalalalala....2 Lala, lala, lala, lalalalala....
Lalalala nomor 1, lalalalala nomor 1, lala 1, lala 1, Lala DEIZA.

Senin, 14 Januari 2019

Avza's Birthday

Hello sahabat Avza yang bebahagia...
kini sahabat Avza sedang berulang tahun yang ke 4 tahun lho, namun ulang tahun kali ini kami tidak merasa senang akan tetapi perasaan haru dan air mata yang mengalir, kalian tau kami tidak lagi bisa bersama, di Pesantren kami telah membuat sistem baru adanya perbedaan kelas anak perempuan dan laki-laki, sehingga semenjak perpisahan itu kami tidak lagi pernah bertemu atau pun bercanda seperti dahulu kami disatukan. dua hari setelah kami menjalankan tugas PKM kami ingat jika hari ini kami telah dewasa dan sebentar lagi sahabat Avza akan menjadi pemimpin {ISMAM}. 
Kami sedih ketika mendengar anak laki-laki bernyayi dan ingat akan hari yang dimana Avzanetra dibentuk, kami memang berpisah akan tetapi jiwa kami satu, kami anak Avzanetra. Dan selamanya akan tetap begitu. Tapi, kami Avzanetra telah disatukan dengan Daines maka dari itu Avzanetra bersatu menjadi DEIZA. kami kuat dan tangguh dalam masalah apapun dan kami akan selalu menjadi kelas terunggul diantara yang lain.

"Kelebihan kita adalah kelebihan sahabat kita juga begitu pun dengan Avza adalah jiwa kita."

Harapan AVZANETRA pada hari selasa ini yang bertepatan pada tanggal 15 Januari 2019.
-Menjadi lebih baik dari sebelum nya
-Menjadi lebih dewasa lagi 
-Menjadi anak yang berdisiplin
-Menjadi pemimpin yang amanah dan bertanggung jawab
-Dan yang terakhir semoga kami bisa menjadi anak yang sukses dunia akhirat ^.^

Jumat, 12 Oktober 2018

Rindu AVZANETRA

Hari ini malam ini detik ini menit ini kita rindu AVZANETRA >.<
Nama yang dari dahulu tak pernah di anggap benar, nama yang dari dahulu di anggap jelek nama yang dari dahulu di anggap pembawa masalah. Tapi saat Nama itu sudah hancur mereka malah merindukan AVZANETRA dari dahulu ke mana saja mba nya?
Sudah puas kah kalian menghancurkan nama itu? Atau kalian belum puas menghancurkan harga diri Anak AVZANETRA?
Saya yang sedang menulis sambil meminum air hangat dan entah kenapa air mata nya menetes saat ia mengenang kebersamaan nya dengan AVZANETRa...
Rindu, kangen, sedih, kecewa, kesel, bimbang.

Kamis, 12 Juli 2018

Resminya AVZANETRA berpisah

Tanggal 11-07-18 adalah hari rabu yang dimana hari itu hari perpisahan AVZANETRA antara cewek dan cowok, tetesan air mata semuanya menandakan kesedihan dan kerinduan mereka kami anak cewek AVZA merindukan anak cowok AVZA  perpisahan ini sungguh menyakitkan.
AVNES adalah nama kelas gabungan antara AVZANETRA dan DAINES.
- Mungkin inilah yang terbaik?
Iya kami akui kami adalah satu angkatan dan dalam sebuah organisasi itu di butuhkan sebuah Kekompakan dan kebersamaan. Maka dari itu kami harus saling menerima satu sama lain.
Hari yang biasanya selalu diisi dengan ke konyolan dan tawaan kini kami hanya bisa merasakan bosan dan kerinduan kami kepada anak cowok, entah lah dengan mereka disana!

Pada tanggal 12-07-18, tetesan air mata ini jatuh kembali disaat kami mulai bosan di kelas, kami merindukan anak cowok! kemudian saya dan Rosita pun izin untuk ke lantai 4 tepatnya itu adalah jemuran.
saya dan Rosita pun mengintai anak cowok dari lubang kecil untuk melihat anak cowok AVZA, sedang apa mereka sekarang? itu lah yang membuat kami merasakan kerinduan pada mereka.
Lalu Salsa pun datang dan ingin ikut mengintai, saat kami bertiga berusaha untuk mengatakan jika anak cewek AVZA sangat merindukan anak cowok.Kami senang ketika mendengar
" iya gw juga rindu" Ucap Nouva mewakili ucapan anak cowok lainnya.
Harapan AVZANETRA:

''Semoga dengan cara ini kita bisa belajar dengan serius dan tidak akan ada lagi masalah yang menimpa Avzanetra, dan semoga AVZANETRA bisa menjadi pemimpin yang tegas dan amanah, dan yang terakhir semoga anak AVZANETRA bisa menjadi anak yang sukses dunia akhirat. Amiiinnnn...."

Rabu, 30 Mei 2018

Pertemuan Terakhir


Sedih...Kita tidak ingin di pisah!!!
Saat puasa pertama pada hari kamis kami masih bisa kumpul bareng, namun setelah Ujian tulis terakhir kita  berpisah lagi, mungkin itu menjadi pertemuan terakhir bagi anak Avzanetra berkumpul bareng, hari itu cukup berbekas, kita semua bisa tertawa bahagia, kita merasakan akan perpisahan nanti, ada rasa takut, tidak ingin, dan sedih tentunya itu lah yang kita rasakan.
Dan kita juga akan kehilangan wali kelas kita yaitu Ust. Abdurrosi. beliau adalah wali kelas kita selama ini, kita memanggil beliau dengan sebutan "Dedi" kita cukup merasa bahagia mempunyai wali kelas seperti beliau, walau terkadang beliau sering ngambek dan cuek sama kita, dan kini kita akan kehilangan beliau, karena beliau akan pulang ke Madura dan katanya beliau tidak akan balik lagi bersama kita.
          Hal itu cukup membuat kita sedih tentunya orang-orang yang dekat dengan beliau, dan pada hari selasa kita semua mengadakan BUKBER dengan beliau tentunya itu adalah hari terakhir kita bertemu dengan beliau dan AVZANETRA berkumpul.
Kita tidak tau bagaimana perasaan beliau selama beliau menjabat sebagai wali kelas AVZANETRA yang anak-anaknya terkenal berisik dan susah diatur. Beliau sudah menjadi wali kelas kita selama 6 tahun, dan tentunya kita semua sayang dengan beliau, kita tidak ingin berpisah dengan beliau walaupun nanti wali kelas kita akan ganti setidak nya kita masih bisa melihat beliau di Pesantren ini.
Perpisahan ini sangat menyakitkan!!!
AVZANETRA akan berpisah dan AVZANETRA akan kehilangan Dedi nya.
selama ini kita selalu bersama, 3 tahun bukanlah waktu yang sebentar kita dari kelas 1 sampai kelas 4 bersama dan wajar saja jika kita tidak bisa terima jika kita akan di pisah, semenjak kehadiran mereka (DAINES). AVZANETRA selalu menjadi korbannya.
Coba saja mereka tidak ada, mungkin AVZANETRA akan selalu ada. Perdamaian yang kita butuhkan bukan dendam yang kita inginkan, kita menyambut kehadiran mereka (kelas 4B) dengan senang. Tapi, kehadiran mereka malah membuat masalah dengan kita, kita terima semua yang mereka lakukan tapi, AVZANETRA tidak akan terima jika kelas nya di pisah!!!
Harga diri AVZANETRA hancur cuma karena perkataan mereka, jangan sampai AVZANETRA pun hancur gara-gara adanya DAINES.
Tapi, apa yang akan kita lakukan selain berdoa dan ikhlas, dan semoga Abi berbaik hati dengan kita dan kita tidak akan di pisah melainkan di campur.
  "Kita terima jika kita di campur, dibanding kita harus di pisah, kita tidak ingin kehilangan AVZANETRA nama itu akan tetap ada selamanya."


Minggu, 13 Mei 2018

Lagu Perpisahan ^.^


Datang akan pergi
lewat kan berlalu
ada kan tiada
bertemu akan berpisah
Awal kan berakhir
terbit kan tenggelam
pasang akan surut
bertemu akan berpisah
Hei sampai jumpa di lain hari
untuk kita bertemu lagi
ku relakan dirimu pergi
Datang akan pergi
lewat kan berlalu
ada kan tiada
bertemu akan berpisah
Awal kan berakhir
terbit kan tenggelam
pasang akan surut
bertemu akan berpisah
hei sampai jumpa di lain hari
untuk kita bertemu lagi
ku relakan dirimu pergi
Meskipun ku tak siap untuk merindu
ku tak siap tanpa dirimu
ku harap terbaik untukmu
Dudu dudu dudu dudu
dudu dudu dudu dudu
Datang akan pergi, lewat kan berlalu
ada kan tiada, bertemu akan berpisah
awal kan berakhir, terbit kan tenggelam
pasang akan surut, bertemu akan berpisah
Hei sampai jumpa di lain hari
untuk kita bertemu lagi, ku relakan dirimu pergi
meskipun ku tak siap untuk merindu
ku tak siap tanpa dirimu, ku harap terbaik untukmu
Hei sampai jumpa di lain hari
untuk kita bertemu lagi, ku relakan dirimu pergi
meskipun ku tak siap untuk merindu
ku tak siap tanpa dirimu, ku harap terbaik untukmu
Dudu dudu dudu dudu
dudu dudu dudu dudu

Kamis, 03 Mei 2018

Perkataan yang menyakitkan!!!

Iiiihhh...Anak cowok ngeselin...
Sore ini anak cewek di bikin kesel dengan perkataan anak cowok yang ingin anak cewek pindah ke kelas 4B dan Anak cewek kelas 4B pindah ke kelas 4A.

Sungguh keterlaluan anak cowok!!!
Sore ini anak cewek dan anak cowok Avza bertengkar, kami bertengkar hanya karena anak cowok AVZA membela anak cewek kelas 4B.

"katanya kelas 5 kalian akan di pisah ya?" Tanya Ust. Irgi kepada kami (anak AVZANETRA).
"Kemungkinan besar akan di pisah." Jawab kami.
"Iya tapi, katanya sih, cuma anak cewek nya yang di pindah," Ucap Ikhwan."maksudnya anak cewek kelas 4A pindah ke kelas 4B dan anak cewek kelas 4B pindah ke kelas 4A, iya kan.?"Tanya Ikhwan kepada anak cowok. "Iya, setahu kita sih begitu," Ucap anak cowok.

Sungguh menyakitkan!!!
"Oke kalau itu mau kalian."Ucap ku
"Oh...Gitu ya kalian!." Ucap Ani yang duduk disebelah ku.
"Iya emang kenapa kalau kita mau kaya begitu masalah buat kalian ah?" Tanya Ikhwan.
"Ya sudah sana kalian saja yang pindah!" Ucap anak Enjel, Halimah, Tiara. 
"Iya nanti kita akan pindah." Ucap Ikhwan dengan muka nya yang super konyol. Sebagian dari anak cewek tertawa karena melihat muka Ikhwan yang meledek namun, anak cewek juga sangat marah ternyata selama ini mereka (anak cowok AVZA) menginginkan itu.
"Eh, kalian gak mikir ya? kita sudah 3 tahun bersama." Omel Ani dan Rosita.
"Ya sudah awas ya jika kalian minta bantuan kita."Omel Ani lanjut.
"Ya sudah sana kalian pergi ke kelas 4B! sana!." Pinta kami pada Anak cowok.
"Iya nanti kita bakal pergi, kita tuh sudah bosen bersama kalian." Ucap Ikhwan masih dengan muka konyol nya. "Emang kenapa.?" Tanya Ikhwan.
"He, Iiiihhh Ikhwan rese, Nyesek tau wan?" Ucap ku yang tak sanggup lagi menampung air mata ku yang ingin keluar.
"Gini aja sekarang mah, siapa yang selalu membantu kalian?"Tanya Ani.
"Iya siapa yang selalu membantu kalian?" Tanya Rosita.
"Ya sudah kalian minta tolong saja sama anak cewek kelas 4B sana!."
"Iya nanti besok kita gak akan masuk!" Ucap Ikhwan.
"Kita mah tenang kalau Ente gak masuk wan." Ucap anak cewek.
"Bagus, ane mah lebih baik tidur di kamar enak gak ada yang ganggu."Jawab Ikhwan yang tak mau kalah. Disaat kami berdebat kami pun tak bisa menahan tawa karena tingkah laku Ikhwan yang Super konyol.

Kami pun berdebat cukup lama sebagian dari kami mulai terdiam mendengarkan ucapan Ikhwan yang membuat hati anak cewek sakit, aku pun menangis, tidak tau kenapa rasa nya sakit ketika anak cewek sudah berusaha mempertahankan kebersamaan anak cowok malah ingin kami berpisah.

"Emang kenapa kalau kita ingin pindah? kenapa? anak cewek kelas mereka emang ada berapa?"Tanya Ikwan.
"Ada 16 emang kenapa?"Jawab anak cewek.
"Bagus berarti pas anak cowok kan ada 14 jadi yang dua nanti kita bagi, nanti kita bikin kelas kita jadi tempat disko pasang lampu-lampu ya!" Ucap Ikhwan.
"Iya kelas kalian kan kelas pelacur ya?" Ucap Rosita dengan wajah kesal nya.
"Sudah Ikwan Ih," Omel ku sambil menangis.

Saat itu Ikwan masih saja berbicara anak cewek hanya terdiam merasakan sakit hati mendengar perkataan Ikwan.

"Sudah Wan anak cewek nangis tuh." Ucap anak cowok melihat anak cewek terdiam.
"hayo lu wan anak cewek pada nangis!" Ucap Piong.
"Yaahh... kalian ko nangis sih kita cuma bercanda!."Ucap Ikhwan.
"Tapi, bercanda Ikhwan itu berlebihan tau gak?"
Akhirnya Ikhwan pun kembali memuji anak cewek dan berusaha menghibur agar tidak lagi bersedih.
"Sudah dong! jangan menangis kita lebih sayang kok sama kalian, kita gak pernah bosan sama kalian, kalian itu kan cantik-cantik, imut-imut, kita kan cuma bercanda." Ikwan pun berusaha membuat anak cewek tertawa dan tidak menangis lagi. Hasilnya Ikhwan berhasil membuat anak cewek tertawa karena kami melihat muka Ikhwan yang memelas.
"Lagian sih!" 
"Iya kita kan minta maaf sama kalian kita gak akan di pisah kok, kalian jangan takut ya? kita akan tetap dicampur kok, saya akan bilang jika ada berani misah kan kita." Janji Ikhwan namun, itu hanya lah jambu. Mana mungkin Ikhwan akan berani melawan Abi.

Senin, 16 April 2018

Kelas 4A Vs Kelas 4B

      Hari yang meyedihkan...
Hari yang dimana anak Avzanetra akan dipindah kelas, katanya anak cowok Avza suka ngegodain anak cewek kelas bawah yaitu kelas 4 B (anak baru).
Ketika itu kelas Avzanetra yang berada dilantai 3 atas, sudah dicat dengan panduan warna kuning dengan hijau oleh anak laki-laki sampai mereka tidak tidur dan terdapat karya tangan anak anak Avza yang terletak di dinding pojok kiri depan kelas disertai nama panggilan seperti: fikry (pionk), sadam (katom), iwan ( thile), naufal (Nhovel), irsyad (joker), zihad (uyut), ari (bucek), faruq (ncu), rifki (skaetlash), fahmi (famoy), al-fazari (menel), dan liza (zaun), intan (gangga), ani (nionk), rasita (inunk), anis (meher), putri (nyak), rina (beo), salsa (sarden), tiara (chadel), iiz (obot), bunga (malika), rosilah (ndut), kholisah (jurig), lisa (ncah), halimah (imah). Itu juga yang buat anak cewek.

Saat itu kami tidak terima jika kelas kami di pindah namun, kata mu'allimah itu atas perintah abi, katanya ada wali santri wati yang datang ke abi dan mengadukan masalah anak nya yang gak betah karena ada anak cowok yang sering ngegodain anaknya, karena menurutnya Pondok Pesantren Al-Hidayah Al-Mumtazah itu Pesantren yang ketat namun, fakta nya kelas kami masih di campur dengan cowok  dan sebagian kegiatan kami pun masih dicampur dengan anak cowok dan kesalahan itu ada yang mengatakan nya disebabkan oleh Muhammad Fikry anak cowok kelas 4A.

Saat mendengar itu, kami merasa selalu disalahkan dan dipandang jelek oleh abi terutama para guru,
kami ikhlas kelas kami dipindahkan apalagi di kelas, yang dulu yaitu kelas 2 sampai 3 mu'allimin, mungkin itu sudah takdir karena tempat itu juga mempunyai banyak kenangan saat kami masih berjumlah 30 anak.
Tapi, jika anak Avzanetra di pindahkan kerena sebab itu, kami tidak terima! karena bukan sepenuhnya salah kelas 4A melainkan anak cowok kelas 5 juga yang naik turun ke kelas Avza, entah mengapa selalu anak Avzanetra yang disalahkan.
  Dan kami juga tidak terima jika harus dipindahkan karena ada sebagian yang bilang "Kita kan baru kali ini punya kelas diluar, kenapa harus dipindahkan lagi? emang siapa sih yang bilang jika Fikry penyebabnya?."

KEESOKAN HARINYA...
Aku melihat anak cewek Avzanetra sedang membicarakan masalah kelas, aku rasa mereka sangat kecewa dan tidak marah dan aku mendengar jika bunga dan yang lainnya berkata jika yang mengadu kan itu adalah Maesaroh anak cewek kelas 4B.
"Awas aja, mungkin dianya aja yang kecentilan."Ucap bunga dengan suara yang tinggi.
Aku pun langsung menarik tempat bangku untuk aku duduk.
"Eettt dah...kesel banget tau sudah mah kelas sudah dicat," uacap Iiz dengan suara yang melengking.
"Au...di kasih hati malah minta jantung." timpa Rosita smabil memukul meja.
"Udah kita mah sabar aja." ucap Ani dari tempat duduk nya.
"Iya...kita mah udah baik sama mereka tapi, mereka malah buat masalah duluan sama kita." ucap ku yang ikut merasa kesal.
"Kita mah tidak akan duluan ya...jadi jangan salahkan kita." Ucap shalsa.
"Mungkin memang sudah takdir kita tinggal disini." Ucap Zihad.
"Udah sih terima saja." Ucap Sadam.
"Kita mah ikhlas di pindahkan." timpa Rosita sama Sadam.
"Kita mah kasihan sama anak cowok yang sudah ngecat-ngecat," Ucap Rina.

Minggu, 15 April 2018

Mengalah Demi Sahabat


MENGALAH DEMI SAHABAT...

Aku adalah seorang remaja yang baru berusia 15 tahun. aku sekolah di suatu sekolah menengah pertama. disini aku mempunyai 4 teman baik, yaitu Liani, Elisa, Ara, dan Anna. Kami sangat kompak. Pada suatu hari ada praktek pelajaran di kelasku, dan semua perebuatan untuk pertama. Aku sudah mengambil ancang-ancang untuk lari, dan duduk di bangku meja guru.

Lalu aku pun berlari, dan sampai, namun, ketika aku duduk, seseorang juga duduk di bangku itu. yap, kami berdua duduk di bangku yang sama. ternyata seseorang yang duduk itu adalah Raka as-syada. Pada saat itu, kami saling memandang, aku merasakan ada sesuatu yang aneh saat itu, hatiku terasa terkena setrum. Tapi entah apa yang ia rasakan.

Saat itu semua anak sekelas menyorakiku "Cieeee" kata mereka kompak, dan terus menerus. Lalu akhirnya dia mengalah, dan aku yang di tes duluan. Dan setelah itu, sahabatku bilang "cie Amira" Kata putri  "Apaan sih, aku tuh gak suka sama dia." Kataku mengelak "oh yaudah" balasnya. Sejak saat itu kami berdua sering di ejek.

Aku gak tau harus senang atau kesal. Aku tidak berani merasakan rasa ini karena sahabatku Anna juga menyukainya. Aku tidak tega untuk melukai hatinya. Aku dan Raka sering SMSan dan berbicara berdua atau bercanda bareng. pada suatu saat, aku sedang berdua sama dia saat pulang sekolah untuk ngobrol bersama.

Di tengah perjalanan dia menyatakan cinta kepadaku "Amira, emhhh, aku mau ngomong sama kamu." Kata Raka, aku menjawab "iya, mau ngomong apa ?"Balasku, lalu ia bilang "emhh.. aku, aku "aku apa?" Tanya ku.

"Emhhh, aku, suka sama kamu, kamu mau gak jadi pacar aku ?"Ucap Raka. Aku bingung mau jawab apa, aku memang suka sama dia, tetapi sahabatku juga suka sama dia, aku gak mau menjadi PHO. Dan membuat sahabat ku kecewa jika dia sampai tau.



Aku terdiam. Dan akhirnya aku menjawab "Emhhh.., sebentar dulu deh, aku pikir-pikir dulu" Jawabku, lalu dia bilang "ya sudah sampai kapanpun aku akan nunggu kamu" kata Raka.
"ya, terimakasih ya" sejak saat itu aku jadi jauh darinya, dan dia pun merasakan itu, lalu ia bertanya kepadaku "Bagaimana mira, kamu mau tidak? aku benar-benar sayang sama kamu" kata Raka.

Ternyata saat Raka bilang itu Anna dan beberapa teman yang lainnya mendengar. "Ehemm, ada yang lagi tembak-tebakan nih" kata Maulana, sahabat Raka, "Ciee, udah terima, terima" kata piong.

Aku diam, aku menatap wajah Anna, dan sepertinya ia mengiyakan, tetapi aku tau jika hati Anna terluka. Lalu Anna meninggalkan kami. Aku pergi mengejar Anna dia menangis, aku minta maaf sama Anna, dia pun akhirnya memaafkan ku.

Aku pergi ke Raka dan bicara "kamu benar suka sama aku ?" Tanya ku
"iya, aku sangat suka sama kamu, aku sangat mencintaimu," Ucap nya.
"kalau kamu suka sama aku, aku ingin kamu jauhin aku, dan kamu lebih baik pacaran sama Anna, karena dia benar-benar mencintaimu" Ucap ku lirih.

"Tapi aku sayangnya sama kamu, bukan sama Anna , tapi kalau itu mau kamu, ya sudah aku akan coba" jawabnya.
"Terimakasih ya, kamu memang cowok yang baik". Aku memang tau Raka pasti bisa karena dulu dia pernah suka dengan Anna dan sempat ada gosip diantara mereka.

Lalu sejak saat itu Raka mendekati Anna, dan setelah beberapa hari, mereka jadian. Aku sedih sekaligus senang, aku cemburu setiap mereka berdua. Tetapi aku yang memintanya, dan harus bagaimana lagi. Setelah itu Raka datang padaku, dan ia bilang "ini kan mau mu ?

Walaupun sekarang aku belum bisa melupakan Raka. Dan aku masih sangat mencintainya, tapi aku akan berusaha untuk mencintainya. Dan sebelum aku bilang apa pun, dia sudah pergi meninggalkan ku. Yah, mungkin inilah resiko nya, aku menerimanya, walaupun sulit untuk melakukannya.
Aku ikhlas walaupun hati ku tidak bisa bohong jika aku sangat cemburu, aku bahagia ketika melihat Anna bisa bahagia bersama lelaki yang ia cintai dan bisa aku lihat mereka bahagia.
“Amira...” Ucap Ilham, menghampiri ku di teras kelas.
“iya ada apa Ilham, ada apa?” Tanya ku.
“Kamu kenapa mira? Sudah lah jangan menangis! Lagian ini kemauan mu kan?” Ucap nya.
“Iya Ilham ini memang permintaan ku, aku memang sudah merelakan nya tapi, rasa sayang ini belum bisa ku hilangkan dan aku merasa susah untuk menerima kenyataan itu semua, aku merasa tersakiti dengan apa yang ku lakukan ini Ilham.” Ucap ku, aku merasa mata ku mulai berkaca-kaca.
“Amira, Ingat sayang itu tidak harus memiliki!” Ucap Ilham, “Sudah lah kamu pasti bisa melupakan nya.” Ucap nya.

SATU BULAN KEMUDIAN...
Aku mulai biasa dengan Raka namun, terkadang aku sering ingat kata-kata dan sikapnya pada ku dulu, dan kini Raka tidak lagi dengan Anna melainkan dengan sahabat ku Fitria dia adalah adik kelas ku, aku dekat dengan nya dan aku sempat kaget dan kecewa dengan nya tapi, sekarang aku tidak lagi memikirkan dengan siapa Raka sekarang dan apa kah Raka suka dengan nya itu bukan urusan ku lagi. Aku hanya bisa melihat apakah Raka bahagia dengan nya atau tidak.?
Itu pun bukan urusan ku aku tidak berhak untuk cemburu dan melarangnya dekat dengan siapa pun dan suka dengan siapa pun. Yang penting aku bahagia bisa dekat lagi dengan nya.